MASIH DALAM TAHAP RENOVASI / UNDER CONTRUCTION

Jembatan Suramadu

Salah satu icon Surabaya dan Madura

Bundaran HI Jakarta Indonesia

Salah satu icon kota Jakarta

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Pojok Madura. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pojok Madura. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Juni 2013

Prestasi Universitas Trunojoyo Madura di Imagine Cup 2013


Selamat kepada tim Solite Studio (mahasiswa Teknik Informatika Universitas Trunojoyo Madura) sebagai pemenang dalam kompetisi Imagine Cup 2013 tingkat nasional yang diadakan oleh Microsoft. Solite Studio berhasil memikat juri dengan aplikasi game Save The Hamster dan akan mewakili Indonesia dalam Imagine Cup 2013 Worldwide Final di St. Petersburg, Russia, 8 – 12 Juli 2013.


Seperti apa game Save The Hamster? Pada dasarnya, game di platform Windows Phone ini akan mengajak pemain belajar Matematika dengan cara mengasyikkan. Dalam permainan, dikisahkan ada empat ekor hamster yang tersesat. Nah, tugas pemain adalah membantu mereka pulang ke rumahnya.

Ada dua mode game mode, original dan adventure. Di mode original, pemain harus menghancurkan boks, tali dan beberapa objek lainnya yang menghalangi hamster menuju rumahnya. Selain itu, setiap hamster memiliki angka pada tubuhnya dan pemain harus menempatkan hamster pada tempatnya sesuai dengan simbol Matematika yang ada di tanah.

Pada mode adventure, pemain harus menghindari musuh dan mengambil kunci berisi angka yang tepat, sesuai dengan kombinasi angka yang terdapat pada layar.
Hal unik dari Save The Hamster, pemain dapat menyusun kotak, tali, hamster dan objek-objek lainnya kemudian menjalankannya serta menyimpannya menjadi sebuah level baru.


copas Sumber :  http://m.detik.com/inet/read/2013/04/13/125420/2219390/654/save-the-hamster-game-asal-madura-wakili-indonesia-ke-rusia

Rabu, 23 Januari 2013

K-CONK

Banyak yang bilang K-Conk suporter kemarin sore. Ga apa2 dibilang begitu. Karena memang K-Conk baru berdiri hampir 4 tahun yang lalu (tepatnya 3,5 tahun yang lalu) pada 04 Juni 2009 di Bangkalan. K-Conk lahir seiring kebangkitan Perseba Bangkalan termasuk kala Perseba U-18 menjuarai Liga Remaja Nasional (Piala Suratin) 2009 lalu.

K-Conk memang relatif baru. Tapi sesungguhnya anak2 K-Conk sudah lama jadi suporter bola. Karena K-Conk sejak dulu adalah anak2 Bonek yang terbiasa menonton Persebaya Surabaya tanding di Tambaksari. Ini sampai sekarang.

Jadi klo ga ada pertandingan di Bangkalan Madura, Banyak anak K-Conk yang tetap setia menonton Persebaya. Bisa dibilang, BONEK -lah saudara tua K-Conk. Maka wajar kedekatan itu tetap terjaga sampai sekarang. Apalagi, dirigen Bonek Hamin Gimbal asli Kwanyar - Bangkalan Madura.

Pada tanggal 04 Juni 2012 lalu, Mabes K-Conk menggelar Ultah ke-3 K-Conk. Selain kelompok suporter se-Madura, elemen suporter dari Jawa juga hadir: MP Mania Mojokerto, Persikmania Kediri, Ultras Gresik, Sakera Mania Pasuruan, Berni Jember, Laros Jenggirat Banyuwangi, Viking Heroes dan tentu saja Bonek.

Rata2 yang datang perwakilan 5 - 15 orang. Khusus Bonek, mrk datang ratusan orang! Tengkyu atas kehadirannya, dulursss!!!

Selain tetap setia mendukung Perseba, K-Conk kemudian juga memberi dukungan penuh pada persepam Madura United atas nama solidaritas sesama Madura. Apalagi PMU berhomebase di Stadion Gelora Bangkalan.

Kini setelah hampir 4 tahun, K-Conk sudah berkembang pesat. Tidak hanya di Bangkalan, di 3 kabupaten lain di Madura, korwil Mabes K-Conk sudah berdiri. Di Kab Sampang ada K-Conk Bandhel, Sumenep ada K-Conk Sumenep dan bahkan di Kab Pamekasan ada 3 korwil besar yakni K-Conk Tahanan 14, Slebor dan K-Conk Apoy.

Di luar Madura pun sama. Korwil K-Conk juga ada di Bali, Lombok, Mojokerto, Sidoarjo, Pasuruan, Bandung, Jakarta hingga Banjarmasin. Setahu admin data ini. Ntah jika ada yang lain.

FORZA K-CONK!!!
K-Conk nel Madura Per Sempre!!!
Fince Morte Non Ci Separi!!!
QUESTO E' IL K-CONK!
#Curva Nord Estadio Bangkalan è L'acronimo di K-Conk#


Sumber :
http://www.persepam.com/2013/01/sejarah-singkat-tentang-k-conk.html#_

Sabtu, 19 Januari 2013

Jadwal Pertandingan Persepam MU di ISL 2013

No       Tanggal            Home                 Away                                       Stadion
  1. 16/01/2013  PERSELA                    PERSEPAM MU                Surajaya
  2. 31/01/2013  PERSIPURA                  PERSEPAM MU                Mandala
  3. 03/02/2013  PERSIWA                    PERSEPAM MU                Pendidikan
  4. 09/02/2013  PERSEPAM MU                PERSIDAFON                 Gelora Bangkalan 
  5. 14/02/2013  PERSEPAM MU                PERSIRAM                   Gelora Bangkalan 
  6. 19/02/2013  PS BARITO                  PERSEPAM MU               Stadion Indrasari Martapura
  7. 23/02/2013  PERSIBA BALIKPAPAN         PERSEPAM MU               Persiba, Komplek Pertamina Parikesit
  8. 03/03/2013   PERSEPAM MU                MITRA KUKAR               Gelora Bangkalan 
  9. 06/03/2013   PERSEPAM MU                PERSISAM                  Gelora Bangkalan 
  10. 10/03/2013   PSPS                       PERSEPAM MU               Kuantan Singingi Sport Center
  11. 14/03/2013  PERSIJA                    PERSEPAM MU               Utama Gelora Bung Karno
  12. 19/03/2013  PERSEPAM MU                SRIWIJAYA FC              Gelora Bangkalan 
  13. 23/03/2013   PERSEPAM MU               PELITA JAYA                Gelora Bangkalan 
  14. 03/04/2013   AREMA INDONESIA           PERSEPAM MU                Kanjuruhan
  15. 10/04/2013   GRESIK UNITED             PERSEPAM MU                Stadion Petrokimia Gresik
  16. 14/04/2013   PERSEPAM MU               PERSITA                    Gelora Bangkalan 
  17. 21/04/2013   PERSEPAM MU               PERSIB                     Gelora Bangkalan 
  18. 07/05/2013   PERSITA                   PERSEPAM MU                Stadion Mashud Wisnusaputra
  19. 12/05/2013   PERSIB                    PERSEPAM MU                Siliwangi
  20. 16/05/2013   PERSEPAM MU               GRESIK UNITED              Gelora Bangkalan 
  21. 19/05/2013   PERSEPAM MU               AREMA INDONESIA            Gelora Bangkalan 
  22. 26/05/2013   PELITA JAYA               PERSEPAM MU                Siliwangi
  23. 29/05/2013   SRIWIJAYA FC              PERSEPAM MU                Gelora Sriwijaya, Jakabaring
  24. 05/06/2013   PERSEPAM MU               PERSIJA                    Gelora Bangkalan 
  25. 09/06/2013   PERSEPAM MU               PSPS                      Gelora Bangkalan 
  26. 15/06/2013   MITRA KUKAR               PERSEPAM MU               AJI IMBUT
  27. 19/06/2013   PERSISAM                  PERSEPAM MU               Segiri Samarinda
  28. 26/06/2013   PERSEPAM MU               PS BARITO                 Gelora Bangkalan 
  29. 30/06/2013   PERSEPAM MU               PERSIBA BALIKPAPAN        Gelora Bangkalan 
  30. 21/07/2013   PERSIDAFON                PERSEPAM MU               BARNABAS YOUWE
  31. 25/07/2013   PERSIRAM                  PERSEPAM MU               Stadion Wombik 
  32. 23/08/2013   PERSEPAM MU               PERSIWA                   Gelora Bangkalan 
  33. 27/08/2013   PERSEPAM MU               PERSIPURA                 Gelora Bangkalan 
  34. 07/09/2013   PERSEPAM MU               PERSELA                   Gelora Bangkalan 

Sabtu, 12 Januari 2013

Dawai Rintih Persepam

Persatuan Sepak Bola Pamekasan (Persepam) bagi masyarakat pamekasan adalah berlian yang tetap indah meskipun tumbuh dalam kubangan lumpur persoalan didalamnya, mulai konflik kepentingan pengurus, konflik pemain, konflik administrasi, kompetisi, finasial, serta dinamika lainnya.


Sebab diantara dinamika dan kebangan persoalan tersebut telah tertanam cinta yang pada waktunya akan menjelma menjadi bukit-bukit rindu membiru, bukan lantaran kecanduan bertikai tetapi bertemunya setiap gagasan dari ribuan hati yang dipenuhi cinta menjadi percikan yang indah laksana kembang api yang memancarkan cahaya membentuk kata yaitu "Persepam",

Hingga pada akhirnya sejarah tercipta, dimana pada tahun 2011, Persepam untuk pertama kalinya lolos Devisi Utama.Berlaga di kompetisi Nomor dua dibawah Indonesia Super Laegue (ISL), bukanlah Hal yang mudah, dimana infrastruktur tidak memadai, keuangan yang tidak sehat, kebutuhan pemain yang berkualitas serta terbitnya peraturan yang melarang klub sepak bola profesional menggunakan APBD, seperti yang  tertuang dalam peraturan Mentri Dalam Negeri Nomor 1 tahun 2011, mempertegas bahwa anggaran tahun 2012 tidak boleh ada dana APBD yang digunakan untuk klub sepak bola Profesional, kecuali yang sifatnya pembinaan olah raga dibawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Jelas kondisi persepam saat itu sangatlah kritis dan terancam tidak bisa mengikuti kompetisi, sehingga pengurus dan management terpaksa mencari investor untuk mendanai segala kebutuhan Persepam.

Maka datanglah PT. Pojur Madura dengan segala pesonanya, sehingga membuat rakyat pamekasan larut dalam Suka cita, sebelum tahu bahwa Perusahaan yang dikelola oleh putra asli Sumenep, menawarkan beberapa syarat, diantaranya,  memaksa rakyat Pamekasan untuk berbagi dengan tiga saudara kandungnya, Sumenep, Sampang dan Bangkalan,  dengan merubah nama Persepam menjadi Persepam Madura United (P-MU), seolah tidak Tahu bahwa persepam itu dihasilkan dengan kerja keras, keringat, airmata bahkan darah rakyat pamekasan.

Kenyataan itu harus deterima oleh seluruh lapisan masyarakat pamekasan, sebab setelah dengan susah payah menanam kemudian tumbuh berbuah, meskipun tampa mencicipi manis buahnya, sudah dipaksa untuk  dibagi-bagikan.

Disatu sisi, PT.Pojur tidak salah bahkan perusahaan tersebut telah mewujudkan sebagaian mimpi rakyat Pamekasan dengan meloloskan Persepam Madura United (P-MU) pada tahun 2013 berkompetisi di kompetisi tertinggi, yaitu Indonesia Super Laegue (ISL).

Rakyat pamekasan kembali dipaksa untuk memahami bahwa di era modern saat ini, sepakbola telah menjadi industri, dan P-MU telah berada dibawah naungan perusahaan, artinya tidak lagi berbicara tentang perasaan, sebab perasaan tidak bisa membayar kontrak para pemain, gaji pemain, akomodasi tim, serta kebutuhan-kebutuhan lainnya, ingatlah bahwa dalam bisnis hasil adalah tujuan.

Dari situlah dawai lirih persepam dalam jantung P-MU menggema, bukan lantaran tidak mau berbagi, tetapi perjalanan panjang perjuangan para pendiri persepam terlalu besar untuk ditukar dengan apapun, termasuk gelar juara sekalipun, jika rasa hormat tidak diberikan.

Meminjam kalimat soekarno, Bapak Proklamator Dan pendiri bangsa Indonesia, bahwa jangan sekali-kali melupakan sejarah sebab bangsa yang besar, adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya, jika P-MU ingin besar maka harus pula menghargai pamekasan sebagai pencipta sejarah Persepam. Ingatlah ini Pamekasan Madura, terkadang untuk memperoleh rasa hormat lebih baik putih tulang daripada putih mata.


Oleh : Esa Arif As 
http://www.mediamadura.com

Berikut Daftar Pemain P-MU yang di Daftarkan Ke PT LI

19 Punggawa P-MU yang sudah di daftarkan ke PT LI :

1. Galih Firmansyah
2. Firmansyah
3. Alvonsius Kelvan
4. Khusnul Yuli
5. Fachruddin
6. Firly Apriansyah
7. Mohamadou Tassio Bako
8. Michael Orah
9. Denny Rumba
10. Khairul Mashuda
11. Anton Samba
12. Rosy Noprihanis
13. Issac Jober
14. Indrianto Nugroho
15. Sudirman
16. Ervan Hidayatullah
17. Osas Saha
18. Hussen
19. Khokok Roniarto

Untuk Ronald Fagundes, Kwon Jun, Busari dan Handik Arif Utomo akan menyusul karna masih menunggu kepastian di Kontrak.

#Salam Settong Dhere.

Jumat, 11 Januari 2013

Jangan Mau Terbawa Isu Kacong...

Maduracorner.com,Bangkalan – Isu bakal digantinya Manager Persepam Madura United (PMU) dan mengembalikan nama PMU menjadi Persepam saja, mulai ditanggapi secara keras oleh kelompok supporter PMU lainnya. Bahkan Mabes K-Conk Mania mengeluarkan statement tegas yakni akan keluar dari barisan supporter PMU.

“Kalau Achsanul Qasasi (AQ) diganti atau mundur, K-Conk pun akan mundur!”,tegas Presiden K-Conk Mania Jimhur Saros di Mabes K-Conk Jalan Cokroaminoto 50 C kota Bangkalan, kamis sore tadi (10/01). Menurut Jimhur, K-Conk sebenarnya sejak awal lahir sebagai supporter Perseba Bangkalan yang kini akan berlaga di Divisi Utama. Namun karena permintaan AQ serta adanya penambahan nama Madura United dibelakang nama Persepam, maka K-Conk pun juga bersedia mendukung PMU selain Perseba.

 “AQ sendiri yang meminta kami dulu waktu Persepam dipastikan lolos ke Divisi Utama tahun 2011. Dan atas nama solidaritas sesama Madura pun maka kami bersedia”,ungkap Jimhur. Apalagi kebetulan tambah Jimhur, PMU memakai Stadion Gelora Bangkalan (SGB) sebagai homebase karena Pamekasan sendiri baru membangun stadion sepakbola yang baru.

“Dan kami sudah buktikan loyalitas kami. K-Conk berangkat mendukung PMU saat bertandang ke kandang PS Sumbawa Barat di Mataram. Hanya K-Conk yang mendampingi PMU ke laga tandang jauh seperti itu. Tidak ada kelompok supporter Madura lainnya”,tegas Jimhur.

Hal senada dikatakan oleh Hasyim, pentolan Peccotmania, supporter PMU dari kabupaten Sumenep. “Sama dengan Mabes K-Conk. AQ diganti, kami juga akan berhenti dukung PMU. Lebih baik focus Perssu Sumenep saja”. Lontaran yang sama datang dari K-Conk Bhandel Sampang. Menurut Akbar, Ketua Korwil K-Conk Bhandel, semua K-Conk dari Sampang akan ikut apapun kebijakan Mabes K-Conk.

Tanggapan keras datang tiga korwil K-Conk dari Pamekasan sendiri. “Se ngakoh Ultras Mekkasen jiyah jhek pog ngacopog colo’en (yang mengaku Ultras Pamekasan itu jangan banyak omong. Saya juga asli Pamekasan. Tapeh tidak egois. Kita tahulah siapa pioneer supporter Madura yang bikin semarak tribun stadion saat PMU main. Itu K-Conk. Bukan yang lain”Kata Unsi,dedengkot K-Conk Tahanan 14 Pamekasan. Menurut Unsi, apa yang dilakukan K-Conk dan AQ semata-mata demi kemajuan sepakbola Madura secara umum.

Kehebohan di kalangan supporter PMU ini berawal, setelah adanya isu kontroversial di dunia maya. Isu itu mengenai akan adanya perombakan manajemen PMU secara besar-besaran pasca Pemilukada Pamekasan yang digelar tanggal 09 Januari 2013 hari rabu kemarin .

Isu tersebut muncul setelah sebuah akun facebook atas nama Ultras Mekkasent, mengeluarkan statement bahwa pasangan calon ASRI berjanji akan mengganti Manager PMU Achsanul Qasasi (AQ). Bukan itu saja, nama PMU pun akan diubah kembali menjadi Persepam saja tanpa embel-embel Madura United. Menurut akun tersebut, janji paslon ASRI ini dilontarkan kepada Taretan Mania, supporter PMU yang berbasis di Pamekasan. (mad)

Kenapa Kalian ? Madura United


Dua hari terakhir supporter Persepam Madura United (PMU) dibuat heboh. Utamanya di dunia maya. Penyebabkan, beredar isu di jejaring sosial bahwa akan ada perombakan manajemen PMU secara besar-besaran pasca Pemilukada Pamekasan yang digelar tanggal 09 Januari 2013 hari rabu kemarin .

Isu tersebut muncul setelah sebuah akun facebook atas nama Ultras Mekkasent, mengeluarkan statement bahwa pasangan calon ASRI berjanji akan mengganti Manager PMU Achsanul Qasasi (AQ). Bukan itu saja, nama PMU pun akan diubah kembali menjadi Persepam saja tanpa embel-embel Madura United. Menurut akun tersebut, janji paslon ASRI ini dilontarkan kepada Taretan Mania, supporter PMU yang berbasis di Pamekasan.

Sebagaimana diketahui, klub Persatuan Sepakbola Pamekasan (Persepam) berubah nama menjadi Persepam Madura United (PMU) sejak promosi ke Divisi Utama tahun 2012 kemarin.  Perubahan nama ini terjadi setelah manajemen Persepam dikelola oleh PT Pojur Madura United yang dikomandoi Achsanul Qasasi. Saat itu, pria yang juga anggota DPR RI ini mengimpikan sebuah klub besar yang berbasis secara umum di pulau Madura. Maka dari itu dipilihlah tambahan nama Madura United
dibelakang nama Persepam.

Kontan isu egoisme kedaerahan di dunia maya ini bergulir panas. Namun demikian, dari kalangan Taretan Mania sendiri mengungkapkan, bahwa itu hanya isu tak mendasar. Dia pun menolak ide-ide yang tersirat dalam isu tersebut. “Itu isu murahan. Tidak usah ditanggapi serius. Malah saya berterima kasih pada pak Achsanul dan elemen supporter Madura lainnya yang mau bersatu ikut dukung PMU”,tutur Adi, salah seorang Taretan Mania dari Palenga’an Pamekasan. “Tanpa Achsanul, PMU bubar. Siapa yang mau mendanai?”,imbuh Levi anggota Taretan Mania lainnya.

Menanggapi hal ini,  AQ melalui pesan Blackberry Massanger mengatakan, 4 kabupaten di Madura bagia dia sama saja, yakni senasib, sedarah se-suku. “Tapi jika ada yg ingin merasa mau unggul sendiri, silakan saja. Ta’ roknoro’ah (saya gak mau ikut lagi)”, tegasnya.

AQ yang asli Sumenep ini juga menegaskan tentang pentingnya arti membangun Madura secara keselurahan. “Saya suku Madura, bukan suku Sumenep. Saya tetap orang Madura. Membangun Madura berarti membangun Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan”,pungkasnya.
sumber
Maduracorner.com

Lauching sederhana 

Untuk mengganti launching yang sudah pasti takkan bisa digelar, manajemen Persepam tetap melakukan ‘ritual’ untuk tim jelang berlaga di kompetisi ISL musim 2012/13. Sebagai gantinya, mereka bakal melaksanakan syukuran untuk internal tim dan bakal dikemas secara sederhana.

“Paling banter, kami akan menggelar tasyakuran saja sebelum berangkat ke Lamongan lawan Persela tanggal 16 Januari mendatang. Tapi itu pun takkan meriah, sebab hanya dikhususkan bagi internal tim saja,” lanjutnya.

Berbeda dengan tiga kontestan ISL asal Jawa Timur lainnya, seperti Arema sudah dilaunching dengan dimeriahkan oleh grup band papan atas Indonesia, Godbless. Skuat Gresik United dilaunching pada 5 Januari lalu, dan skuat Persela bakal dilaunching pada akhir pekan ini.

Pada musim kompetisi kali ini, manajemen Persepam sudah memutuskan bakal memakai jasa pemain asing seperti Osas Marvelous Saha, Stephen Mennoch, Tassio Bako dan Kwong Jun asal Korea Selatan.

Mereka akan dikolaborasikan bersama para pemain ‘pribumi’ seperti Khusnul Yuli, Khoirul Mashuda, Anton Samba, Deni Rumba, Ugik Sugiarto, Busari, Fachrudin, dan para pemain lokal lainnya. Dengan juru racik strategi akan dijabat oleh Daniel Roekito, yang masuk menggantikan posisi Mustaqim.

Sementara itu di lain perkembangan, polemik persepakbolan di beberapa daerah mendorong sejumlah kelompok suporter di Madura untuk menggelar acara silaturrahmi. Ajang ini sekaligus, mempertemukan para suporter klub yang berlaga di kompetisi ISL dengan Indonesian Primer League (IPL).

Pertemuan digelar di Pantai Basmalah Bangkalan Madura, Rabu (9/1). Hadir dalam pertemuan tersebut adalah, suporter dari klub Persepam, Persebaya yang berlaga di ajang IPL, dan Persebaya yang akan mengikuti kompetisi Divisi Utama di bawah arahan PT Liga Indonesia (LI).

"Alhamdulillah, acara yang dikemas secara minim ini bisa membangun tekad sesama suporter, guna membangun persepakbolaan di Indonesia agar lebih maju," tutur salah satu suporter asal Bangkalan yang hadir dalam acara ini, Taufik.

Sedangkan Hamin Gimbal, yang nota-bene merupakan dirigen Bonek-julukan bagi suporter Persebaya menyahuti, bahwa acara serupa perlu digelar di beberapa kota lain di Jawa Timur dan juga beberapa kota lain yang ada di Indonesia.

"Kita akan coba hubungi kawan-kawan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Suporter Jawa Timur (FKSJ). Semoga, mereka bersedia hadir pada pertemuan yang akan kami agendakan selanjutnya," kata Hamim.

Senin, 07 Januari 2013

Revan Persepam vs Persebaya DU hari ini.

 Setelah melakukan uji coba dengan persebaya desember lalu,PMU akan melakukan uji coba lagi dengan PERSEBAYA DU yang akan di laksanakan di Stadion tambak sari Surabaya.

Agenda uji coba sendiri bakal dilangsungkan di Stadion Tambaksari Surabaya, Senin 7 Januari mendatang. Pertandingan ini sekaligus menjadi test case bagi Daniel Roekito bersama dengan skuat Persepam, sebelum berlaga di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/13.

“Memang benar, kami akan melakukan uji coba dengan Persebaya DU dalam waktu dekat," ungkap Daniel Roekito kepada GOAL.com Indonesia.
Mantan arsitek Persik Kediri itu juga menjelaskan, bila uji coba penting dilakukan untuk mengukur kemampuan para pemainnya, setelah diberikan beberapa menu latihan taktik dan strategi. Dengan begitu, ia bisa melihat dan mengukur sejauh mana kekurangan yang masih ada pada tim berjuluk Laskar Sape Kerap tersebut.

“Untuk saat ini, saya belum bisa membocorkan kerangka tim yang akan dijadikan starting eleven pada setiap pertandingan nantinya. Terus terang kami masih mencari dan mencari," tuturnya.

Sementara itu, klaim Daniel Roekito tentang Busari ternyata benar adanya. Gelandang andalan Persiba Bantul tersebut benar-benar meninggalkan Bumi Projotamansari-sebutan bagi Kabupaten Bantul, untuk mengikuti latihan bersama skuat Persepam.

“Kami bersyukur, akhirnya Busari merapat ke Madura. Kedatangan Busari, diharapkan bisa memperkuat Persepam mengarungi ISL musim 2012/13,” terangnya.

Senin, 31 Desember 2012

Bukit Berbentuk Perempuan Menangis di Bangkalan






Bangkalan -- Sudah sepekan terakhir warga Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, dibuat heboh oleh sebuah fenomena alam yang muncul di Desa Jambu, Kecamatan Burneh.

Desa Jambu yang terletak sebelah selatan Kota Bangkalan, sekitar 30 kilometer arah barat Jembatan Suramadu itu, merupakan salah satu penambangan batu kapur gamping terbesar di Bangkalan.

Pada sebuah dinding bukit kapur gamping itulah muncul relief sesosok wajah perempuan. Setiap hari, ratusan orang datang berduyun untuk melihat fenomena ini. "Aneh, tapi memang nyata," kata Mustakim, pengunjung asal Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Jumat, 28 Desember 2012.

Jika ingin berkunjung ke Desa Jambu, ada syarat wajib yang harus dibawa pengunjung, yaitu kamera digital atau kamera ponsel. Sebab, fenomena wajah perempuan di dinding batu itu hanya bisa tertangkap jelas saat difoto. "Kalau dlihat mata telanjang, apalagi dari dekat, sama sekali tidak terlihat wajah itu," kata Halimah, pengunjung wanita.

Namun, saat mata kamera diarahkan ke salah satu dinding bukit kapur gamping itu, sesosok wajah wanita terekam jelas. "Kalau malam hari, apalagi bulan terang, wajah itu tampak jelas seperti menangis," kata Jasuli, warga Desa Jambu.

Menurut Jasuli, penampakan sosok wajah perempuan itu pertama kali diketahui seorang pekerja penambang batu gamping. Kabar itu pun menyebar dengan cepat hingga sampai ke seantero Kabupaten Bangkalan. Siang dan malam pengunjung mengalir bak air. "Kami bisa dapat penghasilan dari parkir," katanya.

Sejak fenomena aneh itu muncul, aktivitas penambangan batu gamping di Desa Jambu dihentikan sementara. Para penambang takut, apalagi tidak jauh dari lokasi itu ada sebuah makam keramat. "Kata orang tua dulu, bukit ini memang dikeramatkan. Tapi karena kebutuhan hidup manusia tidak terbendung, bukit keramat ini ditambang juga," katanya. Simak berita unik lainnya.

*Sumber :
http://www.kaskus.co.id/thread/50e0fa6548ba547670000007

Jumat, 24 Juni 2011

Sejarah Kereta Api di Madura Beserta Album Foto KA Madura Tempo Doeloe!

Postingan artikel ini sebagai kelanjutan dari postingan sebelumnya tentang sinyal akan kembali diluncurkannya jalur kereta api (API) di Madura yang sudah resmi ditutup sejak tahun 1987. Berikut sejarah KA di Madura yang mulai dibangun sejak era kolonial Belanda di akhir tahun 1800-an.


Jalur KA antara Kalianget (Kab Sumenep - Madura Timur) sampai dengan Kamal (Kab Bangkalan - Madura Barat) pertama kali dibuka Pemerintah Hindia Belanda bagian demi bagian antara tahun 1898 s/d 1901. Periodesasi pembukaan jalur KA di Madura adalah Kamal-Bangkalan (1898), Bangkalan-Tunjung (1899), Tunjung-Kwanyar (1900), Tanjung-Kapedi (1900), Kapedi-Tambangan (1900), Tambangan-Kalianget (1899), Kwanyar-Blega (1901), Tanjung-Sampang (1901), dan Sampang-Blega (1901).

Foto Stasiun KA Pamekasan Jaman Belanda

Pembukaan masing-masing jalur KA, mengacu kepada nama-nama stasiun pemberhentian (spoorstation) dan sebagian besar sejajar dengan jalan raya di bagian selatan Pulau Madura. Dalam buku Madura Dalam Empat Jaman: Pedagang, Perkembangan Ekonomi, dan Islam, (Huub de Jong, 1987: 13) dipaparkan, pada zaman Hindia Belanda, jalur KA dikelola Madura Stoomtram Maatschappij.

Awalnya moda transportasi KA memang hanya digunakan sebagai sarana angkutan garam sebagai komiditi utama Madura antara Kalianget dan Kamal maupun sebaliknya.

Kereta kemudian tak hanya melayani garam. Penduduk lokal menjadikan sebagai wahana transportasi paling cepat dan murah. Perjalanan KA dari titik awal sampai akhir, di zaman itu berlangsung hampir sehari penuh. Perjalanan dengan KA ini disambung dengan kapal-kapal tambang (feri) yang berlayar antara Pelabuhan Kamal (Bangkalan) dan Pelabuhan Ujung/ Perak (Surabaya - Jawa) maupun antara Pelabuhan Kalianget (Sumenep) dengan Pelabuhan Panarukan (Situbondo).
Foto Jembatan KA antara Sampang-Pamekasan yang Baru Dibangun Belanda

Sejarah kelam transportasi KA Madura terjadi pada masa kolonial Jepang. Jalur KA Kalianget - Pamekasan dibongkar tentara Dai Nippon dengan mengerahkan tenaga-tenaga Romusha. Besi rel bekas jalur KA yang dibangun Belanda tersebut dijarah oleh Jepang untuk selanjutnya dijadikan mesin-mesin perang Jepang selama Perang Pasifik (Perang Dunia II).

Praktis setelah masa kemerdekaan, tranportasi KA di Madura hanya menyisakan jalur Pamekasan sampai Kamal. Jalur itu cukup disesaki penumpang meski tidak sepadat di Jawa. Turun dari kapal penyeberangan di Dermaga Kamal, KA siap mengangkut masyarakat ke berbagai tempat di Madura. Sebaliknya, KA yang mengangkut penumpang dari berbagai Madura akan berhenti di stasiun Kamal untuk selanjutnya diteruskan dengan kapal menuju Surabaya.
Lingkaran Merah Adalag Rangkaian Gerbong KA di Ujung Dermaga Pelabuhan Kalianget Sumenep

Pada masa itu jalur trasportasi KA menjadi favorit atau pilihan utama masyarakat Madura karena angkutan darat seperti bus, mobil pribadi, minibus, apalagi sepeda motor, belum sebanyak sekarang. Namun seiring kemajuan jaman, moda trasportasi ini mulai ditinggal oleh masyarakat dengan beralih ke sarana angkutan lain. Jalur KA di Madura pun kemudian resmi ditutup pada tahun 1987.

Nah, sejak diresmikannya Jembatan Suramadu pada 10 Juni 2009, PT KAI sepertinya mulai tergerak kembali menghidupkan jalur KA di Madura. Apalagi melihat fakta pertumbuhan penduduk Madura yang kian besar serta makin padatnya jalur trasportasi darat memang membuka peluang pembukaan bagi angkutan darat lainnya, yakni kereta api. Bisa terwujudkah KA kembali menyusuri daratan Pulau Madura? Kita tunggu saja.

Data sejarah KA di Madura diambil dari: http://www.inka.web.id
Foto sejarah KA di Madura diambil dari Madoera Stoomtram Maatschappij
Rel KA Dari Sumenep Menuju Kalianget
Loko C3117 Yang Sedang Lewat di Telang - Bangkalan sekitar 1969
Loko C2602 dan C2602 di Depo KA Kamal - Bangkalan 7 Oktober 1971
Jaringan Rel KA Madura Jaman Belanda, Kemungkinan ini di Wilayah Antara Torjun-Sampang
Wooo....Reng Blendeh (Orang Belanda) Lagi Mejeng Berlatar Stasiun KA Kamal
Foto Stasiun KA Kamal - Bangkalan Jaman Belanda, Madoera Tram
Suasana Stasiun Kamal di Era Belanda

 Asyik juga ya foto-fotonya. Kita tunggu saja, bisakah Madura kembali punya kereta api?!

Minggu, 19 Juni 2011

Madura....Berbanggalah! KRI Celurit - 641, Menjadi Nama Kapal Perang TNI AL Yang Baru.


Darah Madura - Celurit, senjata khas Madura dipakai sebagai salah satu nama Kapal Perang Indonesia (KRI) TNI AL. Saat pertama mendengar nama ini, saya kaget juga sih. Karena biasanya nama KRI lebih diidentikkan dengan nama pahlawan atau nama pulau tertentu di Indonesia. Apalagi saya sebagai orang Madura, tentu senang sekaligus bangga.


Adalah perusahaan galangan kapal PT Palindo Marine Industri di Batam memproduksi kapal perang Indonesia yang akan digunakan TNI AL dalam mengamankan perairan laut Indonesia.

"Indonesia patut berbangga karena memiliki putra putri yang mampu membuat kapal perang," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro saat meninjau pembuatan kapal perang (jumat, 10/06/2011).
Menhan Purnomo mengatakan pembuatan kapal perang yang diberi nama KRI Celurit-641 itu merupakan terobosan baru mulai 2011 ini yang membanggakan dari industri galangan kapal di Batam. KRI Celurit-641 yang merupakan buatan lulusan Institut Teknologi Surabaya (ITS) itu dilengkapi dengan sistem persenjataan modern berupa Sensor Weapon Control (Sewaco), Meriam caliber 30 MM 6 laras sebagai Close In Weapon System (CIWS) serta peluru kendali.

Diperkirakan kapal itu mampu berlayar dengan kecepatan 30 knot dan menembakkan rudal C-705 hingga ratusan meter jauhnya. Kapal dengan teknologi tinggi itu memiliki spesifikasi panjang 44 meter, lebar 8 meter, tinggi 3,4 meter dan sistem propulasi fixed propeller 5 daun.

Menurut Purnomo, kontsruksi KRI Celurit cocok mengarungi wilayah NKRI yang dikelilingi pulau-pulau kecil. Desain dan teknologi yang dimiliki kapal diharapkan mampu membantu tugas TNI AL mengamankan NKRI dari segala ancaman di laut.
Di tempat yang sama, Panglima Komando Armada Kawasan Barat (Pangkoarmabar) Laksamana Muda TNI Marsetio mengatakan KRI Celurit-461 akan memberikan dampak psikologis positif bagi jajaran TNI AL karena Indonesia mampu membuat kapal perang canggih dan cepat.

"Kapal ini memiliki teknologi yang tidak kalah bagusnya dari kapal-kapal buatan negara lain. Indonesia patut berbangga karena mampu memproduksi kapal perang sendiri," kata Marsetio.

Kapal pertama yang diproduksi PT Palindo Marine dinamakan KRI Celurit, mengambil filosofi senjata tradisional Madura.

Dari bentuknya yang menyerupai melengkung seperti tanda tanya, memiliki arti orang Madura tidak pernah puas akan fenomena yang ada dan ulet juga semangat dalam mempertahankan harga diri. Diharapkan awak KRI Celurit pun memiliki jiwa dan semangat yang sama dengan arti celurit dari bentuknya.

Awak KRI Clurit juga diharapkan bijaksana dalam menggunakan senjata, sesuai dengan filosofi celurit yang tajam di bagian tengah, yang artinya penggunaannya merupakan jalan terakhir dari persoalan mempertahankan harga diri dan agama.

Filosofi ini yang ditanamkan dalam KRI Celurit, dengan harapan semangat tempur membela harga diri bangsa dan negara akan tetap tertanam terutama bagi seluruh personil TNI AL dan khususnya awak/ kru KRI Celurit - 641. Well done job, soldier! (Mad Topek)

Sumber data: Kantor Berita Antara

Madura Bakal Kembali Punya Kereta Api?


Darah Madura - Jalur kereta api (KA) di Madura resmi ditutup pada tahun 1987. Saat itu aku masih umur 7 tahun. Tapi terus terang belum pernah merasakan naik KA di Madura. Aku baru tahu rasanya naik KA saat kuliah di Jawa. ini pula yang menjadi bahan ledekan teman2 kuliah ku karena baru pertama kali naik KA! Hehehe

(KLIK DISINI Sejarah Kereta Api di Madura Beserta Album Foto KA Madura Tempo Doeloe!)

Setelah 24 tahun dan semua bekas stasiun KA di Madura nyaris gak ada lagi. Stasiun KA di Pamekasan yang memiliki kompleks stasiun paling besar dibandingkan 3 kabupaten lain di Madura, kini sudah beralih fungsi menjadi taman bermain, pasar rakyat, serta beberapa resto mini bagi wisata kuliner ikan bakar. Jaringan rel KA pun sudah mulai hilang. Baik karena tertutupi tanah, hilang dicuri orang hingga sudah ditempati bangunan warga sekitar.

Eh, di tahun 2011 ini sinyal KA bakal kembali diluncurkan di Madura mulai menguat. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Wilayah Madura berniat mengaktifkan jalur KA dari Bangkalan (Madura Barat) hingga Sumenep (Madura Timur) setelah 2 tahun diresmikannya Jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Madura - Pulau Jawa tersebut.

Upaya ini diharapkan dapat mereduksi peningkatan volume kendaraan di jalan arteri Madura (terutama jalur tengah) pasca Suramadu. Harus diakui, keberadaan Suramadu memang menyebabkan peningkatan luar biasa volume lalu lintas yang menyusuri jalanan di Madura.

Namun kiranya butuh banyak pertimbangan sebelum ide ini diwujudkan.

Pertama, singkronisasi antara moda angkutan KA dengan angkutan darat lain (MPU dan bus). Harus diingat, penutupan KA di Madura tahun 1987 dikarenakan KA kurang diminati. Saat itu warga lebih memilih angkutan lain yakni bus dan MPU. Bukan hanya masalah antusias warga apakah mau naik KA lagi atau tetap memilih bus/ MPU. Tapi juga harus memikirkan keberadaan ratusan MPU.

Kasus beberapa kali aksi demo dan penghadangan bus AKAS oleh para sopir, kernet dan pemilik MPU adalah bukti. Ketika Suramadu rampung, warga Madura lebih memilih lewat Suramadu tidak lewat Pelabuhan Kamal - Bangkalan lagi. Hal ini kemudian dimanfaatkan oleh para kru bus tersebut untuk mengangkut penumpang warga Madura lewat Suramadu. Otomatis kemudian mengurangi pemasukan bagu kru MPU. Timbullah aksi demo kru MPU. Nah, bagaimana jadinya nasib MPU kalau KA juga terealisasi?



Sekali lagi, jika KA terealisasi, maka akan mengurangi pemasukan bagi warga para pemilik MPU. Bila ini tidak dipikirkan sejak awal, konflik terbuka akan terjadi antara para pemilik MPU dengan PT KAI sendiri. Artinya, keberadaan KA tersebut jangan sampai mematikan moda transportasi lain yang sudah ada.
Bekas Jembatan Rel KA yang Masih Ada di Wilayah Kab Sampang
Bekas Jalur Rel KA di Wilayah Kab Sampang
Kedua, Persoalan jalur/ jaringan rel. Seperti yang saya bilang diatas, jaringan rel KA yang dulu pernah ada dari Bangkalan - Sumenep nyaris sudah banyak yang hilang (hal ini jika PT KAI tetap mau memakai jalur lama). Namun masalah ini bisa diselesaikan karena status jaringan/ jalur bekas rel tersebut adalah tanah milik negara. Artinya, pemerintah cukup memberikan ganti rugi bangunan secara layak.

Tentu hal yang harus dilakukan adalah sosialisasi secara masif bagi masyarakat Madura khusunya warga di sekitar bekas jalur rel KA yang lama tersebut. Terutama memberikan pemahaman akan arti penting moda angkutan KA bagi penunjang pengembangan Madura pasca Suramadu. Jika sosialisasi gagal, maka sepertinya resistensi akan sangat besar dari warga di sekitar bekas jaringan rel KA.

Harus dipahami kultur warga lokal, memberikan pengertian secara tepat itu penting guna memudahkan terealisasinya KA di MAdura lagi.

Ketiga, Pemerintah butuh investasi besar! Membuka kembali jaringan rel KA di Madura sama halnya dengan membuat jaringan KA baru! Butuh dana besar. Jaringan rel lama sudah tidak mungkin dipakai. Stasiun lama sudah tidah ada. Semua perangkat jaringan KA di Madura harus dibangun dari nol. Artinya, dana yang besar harus dipersiapkan. Belum lagi masalah ganti rugi pada persoalan poin kedua diatas.

Nah, sanggupkah PT KAI menyediakan dana investasi sedemikian besar tersebut? Atau perlu menggandeng 4 Pemkab di Madura guna mendanai investasi ini? Hmmm....sepertinya bakal berliku perjalanan untuk mengembalikan KA di Madura lagi. (Mad Topek)